Tanaman Pepaya
merupakan tanaman obat
cara menanam pepaya
Jumat, 15 Februari 2013
Tanaman Pepaya merupakan tanaman obat
Pengolahan sirup buah Pepaya
Sirup ini cukup populer di luar negri. Bahannya terdiri dari bubur buah pepaya (pepaya masak tentunya), air suatu zat pengawet seperti kelcoloid DH, asam citrit, sodium benzoate, potasium, sorbate. Semua bahan ini sambil diaduk dipanaskan sampai suhu 65,5 derajat celsius. Sementara sedikit demi sedikit ditambahkan gula dan gula reduksi seperti fruktosa dan glukosa. Adukan ini teru diaduk dan dipanaskan sampai suhu 87,8 derajat celsius. Sirup-sirup dari buah seperti sirup buah pepaya ini agar tahan terhadap pencemaran mikro organisme dibuat berkonsentrasi 65,5- 68,5%.untuk maksud tersebut kandungan bahan-bahan yang dibuat sebagai berikut: 20 bagian bubur buah, 15 bagian air, 10 bagian cairan gula reduksi dan 60 bagian gula.
Cara menanam Pepaya
Cara menanam Pepaya
Pepaya ditanam dari biji terpilih. Serangga (lebah) tidak senang mengunjungi bunga pepaya, karena getah pepaya mematikan.
Akibatnya biji pepaya akan selalu menghasilkan tanaman yang beragam.
Biji disemai dengan polibag kecil dan ditanam dikebun setelah berumur tiga bulan sebelum dipindah kedalam kebun.
Seleksi dalakukan pada saat tanaman mulai berbunga.
Dalam seleksi ini dipilih tanaman yang hanya berbunga sempurna
Tanah harus dibersihkan dari tanaman semak dan rerumputan.
Setelah itu tanah ini dipacul halus. Kemudian dibuat dengan bedengan, panjang bedengan tergantung keadaan tanah. Lebar bedeng 200-250 cm dengan tinggi 20cm. Jarak antara bedengan 50 cm.
Lubang tanam dibuat dengan ukurun 60cm x 60 cm x 40 cm, kemudian diisi pupuk kandang yang telah matang sebanyak 20kg perlubang.
Jarak tanam dibuat 3m x 3m atau 3.5m x 2m
Pupuk buatan yang diberikan berupa NPK sebanyak 25-200 gr/tanaman tergantung umurnya. Pupuk ini diberikan 3-4 bulan sekali. Tanaman mulai berbunga terus menerus (tidak musiman), tetapi diperlukan pemberian air sekurang-kurangnya seminggu sekali, apabila kekeringan (musim kemarau). Tinggi rendahnya pemupukan akan menentukan tinggi rendahnya produksi atau keuntungan yang akan diperoleh.
Pohon pepaya mulai berbunga umur 4 bulan dari waktu menyemai biji. 6 bulan kemudian buahnya sudah dapat dipetik. Biasanya buah dipetik tua, tandanya ada bagian kulit yang mulai menguning sedang daging buah masih tetap keras. Waktu memetik harus dijaga jangan sampai kulit buah tergores atau terluka. Bila pohon mulai meninggi, maka digunakan bantuan gala untuk memetik buah, dan buah yang baru dipetik harus diletakkan diatas daun-daunan yang lunak.
Pepaya ditanam dari biji terpilih. Serangga (lebah) tidak senang mengunjungi bunga pepaya, karena getah pepaya mematikan.
Akibatnya biji pepaya akan selalu menghasilkan tanaman yang beragam.
Biji disemai dengan polibag kecil dan ditanam dikebun setelah berumur tiga bulan sebelum dipindah kedalam kebun.
Seleksi dalakukan pada saat tanaman mulai berbunga.
Dalam seleksi ini dipilih tanaman yang hanya berbunga sempurna
Tanah harus dibersihkan dari tanaman semak dan rerumputan.
Setelah itu tanah ini dipacul halus. Kemudian dibuat dengan bedengan, panjang bedengan tergantung keadaan tanah. Lebar bedeng 200-250 cm dengan tinggi 20cm. Jarak antara bedengan 50 cm.
Lubang tanam dibuat dengan ukurun 60cm x 60 cm x 40 cm, kemudian diisi pupuk kandang yang telah matang sebanyak 20kg perlubang.
Jarak tanam dibuat 3m x 3m atau 3.5m x 2m
Pupuk buatan yang diberikan berupa NPK sebanyak 25-200 gr/tanaman tergantung umurnya. Pupuk ini diberikan 3-4 bulan sekali. Tanaman mulai berbunga terus menerus (tidak musiman), tetapi diperlukan pemberian air sekurang-kurangnya seminggu sekali, apabila kekeringan (musim kemarau). Tinggi rendahnya pemupukan akan menentukan tinggi rendahnya produksi atau keuntungan yang akan diperoleh.
Pohon pepaya mulai berbunga umur 4 bulan dari waktu menyemai biji. 6 bulan kemudian buahnya sudah dapat dipetik. Biasanya buah dipetik tua, tandanya ada bagian kulit yang mulai menguning sedang daging buah masih tetap keras. Waktu memetik harus dijaga jangan sampai kulit buah tergores atau terluka. Bila pohon mulai meninggi, maka digunakan bantuan gala untuk memetik buah, dan buah yang baru dipetik harus diletakkan diatas daun-daunan yang lunak.
Pepaya (Carica papaya L.)
Pepaya (Carica papaya L.)
Tanaman pepaya diduga berasal dari AmerikanTropis dari daerahMeksiko yang kemudian menyebar keseluruh dunia termasuk Indonesia. Nenek moyang pepaya adalah Carica peltata Hook & Arn.
Di Indonesia,tanaman pepaya sudah termasuk merupakan tanaman pekarangan yang hampir ditanam oleh setiap keluarga. Tanaman pepaya berbentuk perdu yang tingginya mencapai 3 (tiga) meter.
Batangnya berongga karena intinya (galinya) berupa sel gabus dan batangnya lunak berair. Adalah tanaman yang sangat mudah untuk dibudidayakan oleh setiap lapisan masyarakat di Indonesia.
Tanaman ini betul-betul menemukan penggemarnya, buah pepaya merupakan salah satu buah meja yang banyak diminta oleh mayarakat untuk dimakan pada pagi hari. Buah pepaya telah menjadi bagian penting dalam makan pagi atau siang. Bahkan banyak bangsa Amerika menganggap buah pepaya adalah buah dari kepulauan Hawaii.
Buah pepaya memang tergolong buah yang populer. Dikenal dan digemari oleh hampir seluruh penduduk dibelahan bumi ini. Daging buahnya ada yang merah, ada yang kuning luanak mengandung banyak air. Rasanya manis enak dan menyegarkan. Dapat melegakan rasa dahaga. nilai gizinya cukup tinggi. Mengandung banyak provitamin A dan vitamin C, juga mineral kalsium. Dapat memudahkan buang air besar, tentunya sangat baik dikonsumsi orang yang berusia lanjut.
Buah ini sangat mudah ditemukan dalam setiap pasar-pasar lokal maupun dapat juga didapati di toko-toko swalayan dengan harga yang relatif murah bila dibandingkan dengan buah-buah import.
Tanaman pepaya diduga berasal dari AmerikanTropis dari daerahMeksiko yang kemudian menyebar keseluruh dunia termasuk Indonesia. Nenek moyang pepaya adalah Carica peltata Hook & Arn.
Di Indonesia,tanaman pepaya sudah termasuk merupakan tanaman pekarangan yang hampir ditanam oleh setiap keluarga. Tanaman pepaya berbentuk perdu yang tingginya mencapai 3 (tiga) meter.
Batangnya berongga karena intinya (galinya) berupa sel gabus dan batangnya lunak berair. Adalah tanaman yang sangat mudah untuk dibudidayakan oleh setiap lapisan masyarakat di Indonesia.
Tanaman ini betul-betul menemukan penggemarnya, buah pepaya merupakan salah satu buah meja yang banyak diminta oleh mayarakat untuk dimakan pada pagi hari. Buah pepaya telah menjadi bagian penting dalam makan pagi atau siang. Bahkan banyak bangsa Amerika menganggap buah pepaya adalah buah dari kepulauan Hawaii.
Buah pepaya memang tergolong buah yang populer. Dikenal dan digemari oleh hampir seluruh penduduk dibelahan bumi ini. Daging buahnya ada yang merah, ada yang kuning luanak mengandung banyak air. Rasanya manis enak dan menyegarkan. Dapat melegakan rasa dahaga. nilai gizinya cukup tinggi. Mengandung banyak provitamin A dan vitamin C, juga mineral kalsium. Dapat memudahkan buang air besar, tentunya sangat baik dikonsumsi orang yang berusia lanjut.
Buah ini sangat mudah ditemukan dalam setiap pasar-pasar lokal maupun dapat juga didapati di toko-toko swalayan dengan harga yang relatif murah bila dibandingkan dengan buah-buah import.
Pengolahan manisan pepaya
Pengolahan
manisan pepaya
Buah
pepaya memang tergolong buah yang populer.
Dikenal dan digemari oleh hampir seluruh penduduk dibelahan bumi ini.
Daging buahnya ada yang merah, ada yang kuning luanak mengandung banyak air.
Rasanya manis enak dan menyegarkan. Dapat melegakan rasa dahaga. nilai gizinya
cukup tinggi. Mengandung banyak provitamin A dan vitamin C, juga mineral
kalsium. Dapat memudahkan buang air besar, tentunya sangat baik dikonsumsi
orang yang berusia lanjut.
Buah ini sangat mudah ditemukan dalam setiap pasar-pasar lokal maupun dapat juga didapati di toko-toko swalayan dengan harga yang relatif murah bila dibandingkan dengan buah-buah import.
Buah ini sangat mudah ditemukan dalam setiap pasar-pasar lokal maupun dapat juga didapati di toko-toko swalayan dengan harga yang relatif murah bila dibandingkan dengan buah-buah import.
Langganan:
Komentar (Atom)